Les Privat Kimia Proxima dengan Sistem Pendekatan Individual

ImageMenentukan Rumus Empiris Zat

Dalam menentukan rumus empiris, perbandingan mol unsur-unsur dalam zat haruslah merupakan perbandingan paling sederhana.

 

 

 

Contoh:

Sejumlah sampel zat mengandung 11,2 gram Fe dan 4,8 gram O (Ar Fe = 56 dan O = 16). Tentukan rumus empiris senyawa tersebut!

Jawab:

Untuk menentukan rumus empiris zat, kita menghitung perbandingan mol Fe dan O sebagai berikut.

Komponen Penyusun Zat Massa(gram) Mol Komponen
Fe 11,2 gram Mol Fe
= \tfrac {massa\: Fe}{Ar\: Fe} = \tfrac {11,2 gram}{56 gram / mol}

=0,2 mol

O 4,8 gram Mol O
= \tfrac {massa\: O}{Ar\: O} = \tfrac{4,8 gram}{16 gram/mol}

=0,3 mol

Diperoleh perbandingan Fe : O = 0,2 : 0,3 = 2 : 3.

Jadi, rumus empiris senyawa adalah Fe2O3.

Menentukan Rumus Empiris Berdasarkan Persen Massa

Unsur-unsur Penyusun Zat Vanila yang digunakan untuk memberi cita rasa makanan mempunyai komposisi: 63,2% C, 5,2% H, dan 31,6% O (Ar C = 12, H = 1, dan O = 16).

Tentukan rumus empirisnya!

Jawab:

Untuk menentukan rumus empiris vanila, kita menghitung perbandingan mol C, H, dan O. Misalkan dalam 100 gram sampel vanila.

Komponen Penyusun Zat Persen Massa Massa per 100 gram Sampel Mol Komponen
C 63,2 63,2 gram Mol C =

= \frac {63,2 gram} {12 gram/mol }

= 5,27 mol

H 5,2 5,2 gram Mol H =

= \frac {5,2 gram} {1gram/mol}

= 5,2 mol

O 31,6 31,6 gram Mol O =

= \frac {31,6 gram }{16 gram/mol }

= 1,98 mol

Diperoleh perbandingan mol C : H : O

= 5,27 : 5,2 : 1,98

= 2,66 : 2,66 : 1

= 8 : 8 : 3

Jadi, rumus empiris vanila adalah C8H8O3.

(James E. Brady, 1990)

Menentukan Rumus Molekul Zat

Pada dasarnya rumus molekul merupakan kelipatan-kelipatan dari rumus empirisnya. Sebagai contoh:

Rumus Molekul Rumus Empiris n Nama Zat
C2H2 CH 2 Etuna/gas asetilena
C2H4 CH2 2 Etena
C6H14 C3H7 2 Heksana
CH3COOH CH2O 2 Asam asetat/asam cuka
C6H12O6 CH2O 6 Glukosa
NaCl NaCl 1 Natrium klorida
CO(NH2)2 CO(NH2)2 1 Urea
H2O H2O 1 Air
CO2 CO2 1 Karbon dioksida

Untuk menentukan rumus molekul maka:

(rumus empiris)n = rumus molekul

dengan n = bilangan bulat

Nilai n dapat ditentukan jika rumus empiris dan massa molekul relatif (Mr) zat diketahui.

Mr rumus molekul = n × (Mr rumus empiris)

Contoh:

Suatu senyawa dengan rumus empiris CH (Ar C = 12 dan H = 1) mempunyai Mr = 26.

Tentukan rumus molekul senyawa tersebut!

Jawab:

Mr = n × (Ar C + Ar H)

26 = n × (12 + 1)

26 = n × 13

n = 2

Jadi, rumus molekul senyawa tersebut adalah (CH)2 = C2H2

(sumber : http://www.chem-is-try.org)

Hidrokarbon adalah golongan senyawa karbon yang paling sederhana. Hidrokarbon hanya terdiri dari unsur karbon (C) dan hidrogen (H). Walaupun hanya terdiri dari 2 jenis unsur, hidrokarbon merupakan suatu kelompok senyawa yang besar. Dalam bagian ini, kita akan membahas tentang penggolongan hidrokarbon, kemudain membahas  tiga golongan hidrokarbon, yaitu alkana, alkena, alkuna.

Penggolongan hidrokarbon umumnya berdasarkan bentuk rantai karbon dan jenis ikatannya. Berdasarkan bentuk rantai karbonnya, hidrokarbon digolongkan kedalam hidrokarbon alifatik, alisiklik, dan aromatik. Hidrokarbon alfiatik adalah hidrokarbon rantai terbuka, sedangkan hidrokarbon alisiklik dan aromatic memiliki rantai lingkar (cincin). Rantai lingkar pada hidrokarbon aromatic berikatan konjugat, yiatu ikatan tunggal dan rangkap yang tersusun selang seling. Contohnya adalah benzene Semua hidrokarbon siklik yang tidak termasuk aromatic digolongkan kedalam hidrokarbon alisiklik. Hidrokarbon alisiklik dan aromatic mempunyai sifat sifat yang berbeda nyata. Sifat hidrokarbon alisiklik lebih mirip dengan hidrokarbon alifatik. Nama alisklik itu menyatakan adanya rantai lingkar tetapi sifatnya menyerupai senyawa alifatik.

Berdasarkan jenis ikatan antar atom karbonnya, hidrokarbon dibedakan atas jenuh dan tak jenuh. Jika semua ikatan karbon karbon merupakan ikatan tunggal (-C-C-), ia digolongkan sebagai hidrokarbon jenuh. Jika terdapat satu saja ikatan rangkap (-C=C-) atau ikatan rangkap tiga (-C C-), ia disebut ikatan tak jenuh

ALKANA

adalah hidrokarbon yang rantai C nya hanya terdiri dari ikatan kovalen tunggal saja. sering disebut sebagai hidrokarbon jenuh….karena jumlah atom Hidrogen dalam tiap2 molekulnya maksimal. Memahami tata nama Alkana sangat vital, karena menjadi dasar penamaan senyawa2 karbon lainnya.

Sifat-sifat Alkana

  1. Hidrokarbon jenuh (tidak ada ikatan atom C rangkap sehingga jumlah atom H nya maksimal)
  2. Disebut golongan parafin karena affinitas kecil (sedikit gaya gabung)
  3. Sukar bereaksi
  4. Bentuk Alkana dengan rantai C1 – C4 pada suhu kamar adalah gas, C4 – C17  pada suhu adalah cair dan > C18  pada suhu kamar adalah padat
  5. Titik didih makin tinggi bila unsur C nya bertambah…dan bila jumlah atom C sama maka yang bercabang mempunyai titik didih yang lebih rendah
  6. Sifat kelarutan : mudah larut dalam pelarut non polar
  7. Massa jenisnya naik seiring dengan penambahan jumlah unsur C
  8. Merupakan sumber utama gas alam dan petrolium (minyak bumi)

Rumus umumnya CnH2n+2

Deret homolog alkana

Deret homolog adalah suatu golongan/kelompok senyawa karbon dengan rumus umum yang sama, mempunyai sifat yang mirip dan antar suku-suku berturutannya mempunyai beda CH2 atau dengan kata lain merupakan rantai terbuka tanpa cabang atau dengan cabang yang nomor cabangnya sama.

 Sifat-sifat deret homolog alkana :

o Mempunyai sifat kimia yang mirip

o Mempunyai rumus umum yang sama

o Perbedaan Mr antara 2 suku berturutannya sebesar 14

o Makin panjang rantai karbon, makin tinggi titik didihnya

 n    Rumus                     Nama

1       CH4                            metana

2      C2H6                          etana

3      C3H8                          propana

4      C4H10                        butana

5      C5H12                         pentana

6      C6H14                        heksana

7      C7H16                        heptana

8      C8H18                         oktana

9.      C9H20                       nonana

10.    C10H22                    dekana

11.    C11H24                      undekana

12.    C12H26                       dodekana

TATA NAMA ALKANA

1. Nama alkana didasarkan pada rantai C terpanjang sebagai rantai utama. Apabila ada dua atau lebih rantai yang terpanjang maka dipilih yang jumlah cabangnya terbanyak

2. Cabang merupakan rantai C yang terikat pada rantai utama. di depan nama alkananya ditulis nomor dan nama cabang. Nama cabang sesuai dengan nama alkana dengan mengganti akhiran ana dengan akhiran il (alkil).

3. Jika terdapat beberapa cabang yang sama, maka nama cabang yang jumlah C nya sama disebutkan sekali tetapi dilengkapi dengan awalan yang menyatakan jumlah seluruh cabang tersebut. Nomor atom C tempat cabang terikat harus dituliskan sebanyak cabang yang ada (jumlah nomor yang dituliskan = awalan yang digunakan), yaitu di = 2, tri = 3, tetra =4, penta = 5 dan seterusnya.

4. Untuk cabang yang jumlah C nya berbeda diurutkan sesuai dengan urutan abjad ( etil lebih dulu dari metil ).

5. Nomor cabang dihitung dari ujung rantai utama yang terdekat dengan cabang. Apabila letak cabang yang terdekat dengan kedua sama dimulai dari :

• Cabang yang urutan abjadnya lebih dulu ( etil lebih dulu dari metil )

• Cabang yang jumlahnya lebih banyak ( dua cabang dulu dari satu cabang )

 Contoh   :

 2

Apakah nama hidrokarbon di bawah ini ?

 3

pertama kali kita tentukan rantai utamanya. Rantai utama adalah rantai terpanjang :

 4

rantai utamanya adalah yang di kotak merah…… Kenapa?? coba kalian perhatikan sisi sebelah kiri, bila rantai utamanya yang lurus  (garis putus2) maka sama2 akan bertambah 2 atom C tapi hanya akan menimbulkan satu cabang (bagian yang belok ke bawah)….sedangkan bila kita belokkan ke bawah akan timbul 2 cabang (Aturan no 1). Sekarang coba kalian perhatikan bagian kanan, penjelasannya lebih mudah….bila rantai utamanya yang lurus (garis putus2) hanya bertambah satu atom C sedangkan bila belok ke bawah maka akan bertambah 2 atom C. Jadi rangkaian rantai utama itu boleh belak-belok dan gak harus lurus dan masih dalam satu rangkaian yang bersambungan tanpa cabang.

Rantai karbon yang tersisa dari rantai utama adalah cabangnya

 5

terlihat ada 3 cabang yakni 1 etil dan 2 metil. Penomoran cabang kita pilih yang angkanya terkecil :

• bila dari ujung rantai utama sebelah kiri maka etil terletak di atom C rantai utama nomor  3 dan metil  terletak di atom C rantai utama nomor 2 dan 6

• bila dari ujung rantai utama sebelah kanan maka etil terletak di atom C rantai utama nomor  6 dan metil di atom C rantai utama nomor 3 dan 7

kesimpulannya kita urutkan dari ujung sebelah kiri.

Urutan penamaan :    nomor cabang – nama cabang – nama rantai induk

 jadi namanya          :    3 etil 2,6 dimetil oktana

cabang etil disebut lebih dahulu daripada metil karena abjad nama depannya dahulu (abjad “e” lebih dahulu dari “m”). karena cabang metil ada dua buah maka cukup disebut sekali ditambah awalan “di” yang artinya “dua”. karena rantai utamanya terdiri dari 8 atom C maka rantai utamanya bernama : oktana.

Kegunaan alkana, sebagai :

• Bahan bakar misalnya elpiji, kerosin, bensin, dan solar

• Pelarut. berbagai jenis hidrokarbon, seperti petroleum eter dan nafta, digunakan sebagai pelarut dalam industry dan pencucian kering (dry cleaning)

• Sumber hidrogen. Gas alam dan gas petroleum merupakan sumber hydrogen dalam industri misalnya industri ammonia dan pupuk

• Pelumas. Pelumas adalah alkane suku tinggi (jumlah atom karbon tiap molekulnya cukup besar, misalnya

• Bahan baku untuk senyawa organik lain. Minyak bumi dan gas alam merupakan bahan baku utama untuk sintesis berbagai senyawa organic seperti alcohol, asam cuka dan lain lain.

• Bahan baku industry. Berbagai produk industry seperti plastic, detergen, karet sintesis, minyak rambut, dan obat gosok dibuat dari minyak bumi atau gas alam

ALKENA

merupakan senyawa hidrokarbon tak jenuh yang memiliki 1 ikatan rangkap 2 (-C=C-)

 Sifat-sifat Alkena

  • Hidrokarbon tak jenuh ikatan rangkap dua
  • Alkena disebut juga olefin (pembentuk minyak)
  • Sifat fisiologis lebih aktif (sbg obat tidur –> 2-metil-2-butena)
  • Sifat sama dengan Alkana, tapi lebih reaktif
  • Sifat-sifat : gas tak berwarna, dapat dibakar, bau yang khas, eksplosif dalam udara (pada konsentrasi 3 – 34 %)
  • Terdapat dalam gas batu bara biasa pada proses “cracking”

Rumus umumnya CnH2n

 

n          Rumus             Nama                           Rumus Molekul

2          C2H             etena                                CH2=CH2

3          C3H6              propena                          CH2=CH-CH3

4          C4H8              1-butena                          CH2=CH-CH2-CH3

4          C4H             2-butena                          CH3-CH=CH-CH3               

TATA NAMA ALKENA

 Hampir  sama dengan penamaan pada Alkana dengan perbedaan :

  • Rantai utama harus mengandung ikatan rangkap dan dipilih yang terpanjang. Nama rantai utama juga mirip dengan alkana dengan mengganti akhiran -ana dengan -ena. Sehingga pemilihan rantai atom C terpanjang dimulai dari C rangkap ke sebelah kanan dan kirinya dan dipilih sebelah kanan dan kiri yang terpanjang.
  • Nomor posisi ikatan rangkap ditulis di depan nama rantai utama dan dihitung dari ujung  sampai letak ikatan rangkap yang nomor urut C nya terkecil.
  • Urutan nomor posisi rantai cabang sama seperti urutan penomoran ikatan cabang rantai  utama.

Contoh  :

 6

mempunyai rantai utama……

 7

penghitungan atom C pada rantai utama dimulai dari ikatan rangkap….sebelah kiri ikatan rangkap hanya ada satu pilihan sedangkan sebelah kanan ikatan rangkap ada dua pilihan yaitu lurus dan belokan pertama ke bawah….kedua2nya sama2 menambah 4 atom C namun bila belokan pertama kebawah hanya menghasilkan satu cabang sedangkan bila lurus menimbulkan dua cabang.

 Jadi namanya       :   3 etil 4 metil 1 pentena

1 pentena dapat diganti dengan n-pentena atau khusus ikatan rangkap di nomor satu boleh tidak ditulis….sehingga namanya cukup : pentena. Nomor cabang diurutkan sama dengan urutan nomor ikatan rangkapnya. Pada soal di atas dari ujung sebelah kanan….

Kegunaan Alkena sebagai :

  • Dapat digunakan sebagai obat bius (dicampur dengan O2)
  • Untuk memasakkan buah-buahan
  • bahan baku industri plastik, karet sintetik, dan alkohol.

ALKUNA

merupakan senyawa hidrokarbon tak jenuh yang memiliki 1 ikatan rangkap 3  (–C≡C–). Sifat-nya sama dengan Alkena namun lebih reaktif.

Rumus umumnya CnH2n-2

n          Rumus             Nama                  Rumus Molekul

2          C2H               etuna                       CH≡CH

3          C3H4                propuna                 CH≡C-CH3

4          C4H               1-butuna                 CH≡C-CH2-CH3

  Tata namanya juga sama dengan Alkena, namun akhiran -ena diganti -una

Kegunaan Alkuna sebagai  :

  • etuna (asetilena = C2H2) digunakan untuk mengelas besi dan baja.
  • untuk penerangan
  • Sintesis senyawa lain.

Alkil Halida (Haloalkana)

Senyawa alkil halida merupakan senyawa hidrokarbon baik jenuh maupun tak jenuh yang satu unsur H-nya atau lebih digantikan oleh unsur halogen (X = Br, Cl. I)

 Sifat fisika Alkil Halida :

  • Mempunyai titik  lebih tinggi dari pada titik didih Alkana dengan jumlah unsur C yang sama.
  • Tidak larut dalam air, tapi larut dalam pelarut organik tertentu.
  • Senyawa-senyawa bromo, iodo dan polikloro lebih berat dari pada air.

Struktur Alkil Halida  : R-X 

Keterangan :

R = senyawa hidrokarbon

X = Br (bromo), Cl (kloro) dan  I (Iodo)

 Berdasarkan letak alkil dalam hidrokarbon dibagi menjadi :

  • Alkil halida primer, bila diikat atom C primer
  • Alkil halida sekunder, bila diikat atom C sekunder
  • Alkil halida tersier, bila diikat atom C tersier

CH3-CH2-CH2-CH2-Cl          (CH3)2CH-Br                 (CH3)3C-Br

           Primer                         sekunder                       tersier

Pembuatan Alkil Halida

  1. Dari alkohol
  2. Halogenasi
  3. Adisi hidrogen halida dari alkena
  4. Adisi halogen dari alkena dan alkuna

Penggunaan Alkil Halida :

  • Kloroform (CHCl3) : pelarut untuk lemak, obat bius (dibubuhi etanol, disimpan dalam botol coklat, diisi sampai penuh).
  • Tetraklorometana = karbontetraklorida (CCl4) : pelarut untuk lemak, alat pemadam kebakaran (Pyrene).
  • Freon (Freon 12 = CCl2F2, Freon 22 = CHCl2F) : pendingin lemari es, alat “air conditioner”, sebagai propellant (penyebar) kosmetik, insektisida, dsb.

xylitolAnda mungkin pernah mendengar nama xylitol pada beberapa produk seperti permen dan pasta gigi. Jenis gula ini dinilai dapat mengatasi masalah kesehatan gigi dan lainnya. Namun apa sebenarnya kelebihan xylitol dibandingkan jenis gula lain yang kita kenal selama ini?

Xylitol sebenarnya bukan merupakan molekul gula monosakarida (gula tunggal) yang memiliki gugus kimia aldehida (seperti pada glukosa) atau keton (seperti pada fruktosa). Gula langka ini merupakan senyawa berkarbon lima dengan lima gugus alkohol/hidroksil (disebut juga pentitol). Xylitol disebut gula langka karena hanya sedikit terdapat pada buah dan sayuran alami dan pembuatannya boleh dikatakan cukup sulit dibanding senyawa pemanis lainnya. Oleh karena itu dari segi harga pun, xylitol merupakan salah satu pemanis termahal dibanding pemanis lainnya.

Tingkat kemanisan xylitol yang setara dengan sukrosa (gula dapur) membuatnya banyak digunakan sebagai pemanis produk makanan dan confectionary. Kelebihannya dibanding sukrosa adalah energinya yang lebih rendah, yaitu hanya 2.4 kalori/gram dibanding dengan sukrosa yang mencapai 4 kalori/gram. Xylitol juga memiliki kelarutan yang sangat baik di dalam air dan menimbulkan sensasi dingin ketika larut di mulut sehingga banyak digunakan pada produk permen mint, permen karet, dan pasta gigi. Namun lebih dari itu semua kelebihannya yang utama adalah efek biologisnya yang menyehatkan.

Xylitol yang memiliki kalori yang rendah sangat bermanfaat sebagai pemanis makanan/minuman bagi penderita diabetes. Gula langka ini juga bermanfaat mencegah karang gigi dan karies. Hal ini dikarenakan keberadaan xylitol akan menekan pertumbuhan bakteri di dalam mulut yang kebanyakan mengonsumsi glukosa sebagai bahan makanan mereka, sehingga bakteri tersebut tidak dapat berkembang biak dengan baik pada kondisi tinggi xylitol. Manfaat xylitol inilah yang telah digunakan pada dunia kedokteran gigi dan juga pada beberapa produk perawatan dental seperti permen karet anti-karies dan pasta gigi. Selain itu, xylitol juga ditemukan dapat mencegah infeksi telinga pada anak-anak.

Saat ini industri xylitol sangat menjanjikan dan teknologi sintesisnya terus dikembangkan. Gula langka ini memang sulit diperoleh secara alami dan harus disediakan lewat jalan sintesis kimiawi atau biologis. Jalur sintesis kimiawi untuk xylitol antara lain dengan hidrogenasi D-xylosa menggunakan katalis logam. Namun, dikarenakan D-xylosa merupakan prekursor yang cukup mahal, saat ini para ilmuwan tengah mengembangkan teknik sintesis xylitol dari D-glukosa.

Selain sintesis secara kimiawi, metode sintesis lainnya yang paling banyak digunakan adalah dengan metode bioteknologi mikrobiologi. Metode ini menggunakan mikroorganisme yang diberi “makan” berupa gula xylosa sehingga akan menghasilkan xylitol yang kemudian akan dipanen. Mikroorganisme yang cukup potensial untuk menghasilkan xylitol antara lain ragi Saccharomyces cereviseae dan Candida utilis. Kelebihan metode ini ialah hasilnya yang mencapai persentase yang lebih tinggi dibanding sintesis kimiawi yaitu hingga mencapai 95% hasil. Tetapi jelas metode ini membutuhkan fasilitas teknologi yang maju dan relatif mahal.

Di Indonesia sendiri, xylitol masih diimpor dari luar karena ketiadaan teknologi untuk sintesisnya. Sebagai produk yang cukup menjanjikan di masa depan, tentu kita berharap Indonesia dapat berswasembada xylitol lewat kerjasama para ilmuwan, industri, dan pemerintah.

Source : http://www.chem-is-try.org/

Les Privat Kimia

Logo Les Privat Kimia ProximaAnda siswa SMP, SMA, atau mahasiswa di kota Yogyakarta dan sekitarnya? Anda butuh les privat kimia ? silahkan menggunakan pelayanan jasa kami yaitu les privat kimia untuk berbagai keperluan : agar semakin memahami pelajaran di sekolah, persiapan ujian semester, persiapan EBTANAS, persiapan SNMPTN, persiapan Ujian Masuk Perguruan Tinggi, atau menyelesaikan skripsi atau thesis yang berhubungan dengan kimia (misal. Teknik Lingkungan, Kimia Lingkungan, dll). Pelayanan les privat kimia menggunakan metode pendekatan individual yang mempercayai bahwa setiap siswa memiliki kemampuan awal yang berbeda dan memerlukan pendekatan yang berbeda pula dalam transfer ilmu. Tutor berpengalaman dan berasal dari Jurusan Kimia FMIPA UGM siap melayani Anda.

Salam,

Les Privat Kimia ProximaElisabeth Deta, M.Si (0856 281 2724)
proxima.education@gmail.com / Facebook: Les.Kimia.Proxima

AATEropa dan Amerika Serikat menghadapi masalah dengan Air Asam Tambang (AAT) yang terbangkitkan dari bekas-bekas tambang atau tambang yang sudah ditutup puluhan tahun bahkan ratusan tahun yang lalu, karena pengelolaannya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Pembentukan AAT dimungkinkan karena tersedianya:
–Mineral sulfida – sumber sulfur/asam
–Oksigen (dalam udara) – pengoksidasi
–Air – pencuci hasil oksidasi

Oleh karena itu perlu diketahui jenis sulfur yang terdapat di dalam batuan – yang mudah teroksidasi adalah sulfur yang terdapat dalam bentuk mineral sulfida:Keasaman pada tambang terserbut menyebabkan pencemaran lingkungan. Pengelolan air asam tersebut dalam dilakukan salah satunya mereaksikan dengan senyawa kimia yang memiliki sifat alkalis, sehingga akan terjadi reaksi netralisasi air asam tambang dengan senyawa alkalis.

Pada umumnya proses penetralan air asam tambang mengggunakan kapur tohot (CaO) karena jenis batuan tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan pH secara praktis, murah, aman dan sekaligus mengurangi kandungan logam berat. Terdapat berbagai jenis batuan kapur antara lain kalsium karbonat, kalsium hidroksida, dolomite, kapur silika, dll. Masing-masing jenis kapur tersebut memiliki kemampuan netralisasi (tingkat penetrasi) yang berbeda-beda. Makin tinggi nilai penetrasi suatu jenis kapur, maka makin tinggi daya peningkatan pH dan makin sedikit kapur yang dibutuhkan untuk meningkatkan pH. Kalsium oksida memiliki stabilitas tinggi dan dapat bereaksi langsung menetralkan larutan asam.

Konsep netralisasi merupakan salah satu konsep kimia yang dapat dipergunakan untuk kepentingan pengelolaan lingkungan hidup. Selamat belajar kima :)

Salam,

-les privat kimia proxima-

jalan kakiBerangkat kerja dengan berjalan kaki memang melelahkan, apalagi dalam kondisi terburu-buru karena dikejar waktu. Namun jalan cepat setiap hari juga bermanfaat, karena mampu meningkatkan aliran darah ke otak sehingga tidak cepat pikun.

Hal itu dibuktikan dalam sebuah penelitian di Institute for Exercise and Environmental Medicine, Dallas. Sang peneliti, Rong Zhang telah mempublikasikan laporan penelitiannya tersebut dalam jurnal The American Physiological Society baru-baru ini.

Penelitian yang melibatkan 16 lansia perempuan berusia 60 tahun ke atas ini dilakukan selama 30 hari. Selama penelitian berlangsung, para partisipan diminta untuk jalan cepat atau berjalan kaki dengan tergesa-gesa selama 30-50 menit sebanyak 3-4 kali/pekan.

Pada akhir penelitian teramati, volume darah yang dialirkan ke otak meningkat 15 persen. Peningkatan aliran darah ke otak diketahui mampu mengurangi gejala penurunan fungsi otak, termasuk pikun dan Alzheimer yang banyak diderita oleh lansia.

Bukan itu saja, jalan cepat setiap hari juga meningkatkan VO2Max atau kapasitas maksimal paru-paru untuk menampung dan mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh. Peningkatan VO2Max dalam penelitian itu terukur cukup signifikan, yakni sekitar 13 persen.

Bagi yang memiliki risiko penyakit jantung, jalan cepat juga memberikan manfaat tersendiri. Di antaranya seperti yang terungkap dalam penelitian tersebut, jalan cepat mampu menurunkan tekanan darah hingga 4 persen sehingga mengurangi risiko hipertensi yang bisa memicu serangan jantung.

“Banyak penelitian yang menunjukkan manfaat jalan kaki, namun belum pernah ada yang menyimpulkan hubungannya dengan fungsi otak. Penelitian kali ini berhasil membuktikan hal itu,” ungkap Zhang seperti dikutip dari Healthday.

Olahraga murah, meriah dan menyehatkan.

-les kimia proxima-

private-tutorialSalah satu metode pembelajaran yang banyak diaplikasikan oleh bimbingan belajar adalah metode privat. Keberadaaan metode ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya pemahaman siswa akan lebih berkembang karena dapat fokus langsung dengan materi pembelajaran dan bimbingan tutor. Metode ini pas  bagi siswa yang membutuhkan konsentrasi dalam memahami materi serta siswa yang ingin lebih mengembangkan materi yang telah dikuasai. Pengembangan materi sangat mungkin dilakukan bersama tutor berkualitas, karena siswa dapat dengan leluasa bertanya tentang materi kepada tutor. Dalam pelaksanaan metode ini tutor hanya fokus pada 1-2 siswa saja, sehingga perkembangan siswa dapat dipantau dengan cermat oleh tutor, meskipun harga yang harus dibayar orang tua untuk metode privat lebih mahal akan tetapi metode ini cukup banyak dibutuhkan oleh siswa. Kelemahan dalam metode ini, terutama bagi siswa yang membutuhkan persaingan dalam pembelajaran kurang cocok, karena interaksi yang terjadi antar siswa sangat kecil dibandingan dengan metode pembelajaran kelompok.

Les Privat Kimia Proxima menempatkan diri sebagai tempat bimbingan belajar khusus untuk mata pelajaran kimia. Kami mefokuskan diri pada pembelajaran kimia, karena tutor Proxima merupakan lulusan jurusan kimia, sehingga pelayanan yang kami berikan pada siswa akan lebih profesional. Selain itu, sebagian besar tutor kami berasal dari UGM Yogyakarta FMIPA Jurusan Kimia. Kami juga memberikan pengajaran privat, yaitu 1 pengajar hanya untuk maksimal 2 murid. Dengan demikian, setiap murid bisa memperoleh perhatian penuh dari pengajar kami.

Proses pembelajaran privat kimia Proxima, selain seleksi tutor kami juga melakukan seleksi bagi siswa. Seleksi siswa kami anggap penting, karena melalui seleksi tsb kami harapkan dapat akan terjalin komunikasi, sehingga akan terjadi proses pembelajaran / transfer pengetahuan secara maksimal.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda orang tua maupun siswa SMP & SMA yang membutuhkan bimbingan belajar les kimia.

Terima kasih.

-les kimia proxima-

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.